Kata Mutiara Perpisahan Anneahira

Dedi Suparman | 9:29 AM | 0 komentar

Kata Mutiara Perpisahan Anneahira - LintasCinta.COM - Alhamdulillah update lagi kali ini akan berbagi Kata Mutiara Perpisahan Anneahira, okey sobat LintasCinta.com langsung saja di bawah ini:


Ada saatnya untuk berjumpa, ada saatnya pula untuk berpisah. yang mau kirim-kirim salam perpisahan silahkan masuk sini.

Bukannya hati ini tak sakit dan bukannya hati ini tak hancur, bukan pula hati ini tak perih, namun hanya kepasrahan yang mengiringi.

Cinta itu seperti crayon, warnailah hidup mu dengan sesukamu dengan cinta, hitam putih pun adalah warna cinta yang indah yang klasik namun abadi.

Manusia tidak dapat menuai cinta sampai dia merasakan perpisahan yang menyedihkan dan yang mampu membuka pikirannya, merasakan kesabaran yang pahit dan kesulitan yang menyedihkan.

Perasaan memang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, perasaan hanya bisa diungkapkan dari hati ke hati.

Sejuta harapan akan terucap saat malam gelap bertabur bintang. Sejuta cinta akan tercurah saat hati gelap bertabur sayang.

Senandung hati ku tak pernah mengatakan "sayang" untukmu. Itu karena aku begitu sulit untuk memahami dirimu. Bila kau tau disini aku selalu mengharap kau mengerti aku.

Kata Mutiara Perpisahan Anneahira semoga bermanfaat.

Judul: Kata Mutiara Perpisahan Anneahira
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Dedi Suparman
Indahnya Saling Berbagi

Category:

LintasCinta.com:
Suatu impian tidak akan terwujud bila kita tidak memiliki rasa ingin tahu. Hal ini menggambarkan bahwa suatu impian dapat terus bertumbuh dan meningkat semakin besar. Karena, rasa ingin tahu menggambarkan keinginan untuk belajar terus dan kesediaan untuk selalu berusaha menjadi lebih pintar dan lebih kompeten, baik dalam kemampuan berpikir kita maupun dalam keahlian di bidang yang kita geluti. Sebaliknya, bila kita berhenti belajar karena merasa sudah cukup tahu, akibatnya kita tidak lagi memiliki rasa ingin tahu akan bidang keahlian dan kemampuan kita. Akhirnya, kita berhenti belajar dan berhenti bermimpi.

0 komentar